Asisten I Setda Pulang Pisau, Susilo I Tamin membuka secara langsung pendidikan dan pelatihan peserta perintis pemuda pasukan pengibar bendera (Paskibraka) tingkat kabupaten berlangsung di Aula Pemerintah Kabupaten setempat, Senin (5/8) yang diikuti sebanyak 47 siswa/siswi tingkat SMA sederajat.
Dalam sambutan Bupati Pulang Pisau yang dibacakan oleh Susilo menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan atas prestasi dari para peserta yang telah berhasil terpilih untuk mengemban tugas mulia ini.
“Sebagai putra/putri yang telah terpilih, kami berharap agar para peserta dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan dengan sebaik–baiknya sehingga dapat menjalankan tugas dengan baik dalam Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus nanti, yakni pengibaran bendera merah putih pada peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019 ini,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga meminta agar ilmu yang didapatkan selama diklat dapat disebarluaskan di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda mengingat kegiatan ini merupakan ajang pembentukan karakter, watak, dan kedisiplinan dan kemampuan untuk menjadi pasukan pengibar bendera pusaka secara baik.
Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pulang Pisau, Drs. Herto M.Si mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan Paskibraka Tingkat Kabupaten ini dimulai pada 3 Agustus sampai dengan 18 Agustus 2019.
“Menjadi anggota Paskibraka tidak hanya untuk mengemban tugas dan tanggung jawab menaikkan atau menurunkan bendera merah putih, tetapi mengamalkan apa yang telah diperoleh selama mengikuti proses latihan sampai pada saat detik-detik penaikan dan penurunan bendera merah putih di 17 Agustus,” tuturnya.
Lebih lanjut, Herto menjelaskan jumlah peserta yang terpilih menjadi anggota Paskibraka tingkat kabupaten tahun 2019 ini adalah siswa-siswi dari SMA, SMK dan MA se-Kabupaten Pulang Pisau. Sedangkan untuk jumlah siswa yang mengikuti kegiatan ini ada 47 orang terbaik, baik putra maupun putri.
“Untuk seluruh peserta paskibraka yang terpilih, saya berpesan agar dapat memanfaatkan waktu pelatihan semaksimal mungkin. Berlatih disiplin yang tinggi, dan berlatih menjadi pemimpin yang bertanggung jawab untuk sebuah tujuan yang mulia demi nama baik Kabupaten Pulang Pisau yang kita cintai ini, ” pungkasnya.
Untuk kedepan, kata Herto, dalam pelaksanaan seleksi, pihaknya akan lebih selektif. Kenapa harus selektif, karena selama ini, ia melihat yang diseleksi hanya Pamapta, dan kedepan akan dipilih baik dari SDM dan lain sebagainya.
Hal ini akan dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Kemenpora Nomor 0065. Dimana dalam petunjuk tersebut tercakup seleksi pamapta dan seleksi tertulis lainnya, baik wawancara dan lainnya.
“Untuk sarana dan prasarana semua dibebankan kepada DPA di Dispora, baik itu pakaian, dan termasuk kelengkapan upacara serta akomodasi dan konsumsinya kita tanggung,” tutupnya.