Pengukuran Sport Development Index dari Kemenpora RI

Kabupaten Pulang Pisau terpilih sebagai salah satu dari 34 Kabupaten/Kota yang menjadi target pengukuran Sport Development Index (SDI). Program ini digulirkan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengukur atau menilai tingkat kemajuan pembangunan olahraga di suatu daerah.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Sukarja, S.Sos mengatakan, kegiatan tes ini dilaksanakan 2 hari di Desa Pangkoh Sari, Kecamatan Pandih Batu, dengan melibatkan 30 orang warga dari berbagai elemen dan profesi.

“Sasarannya remaja, hingga orang tua. Tes dilakukan dengan metode lari multi tahap berjarak 20 meter untuk sampel mengukur kebugaran warga, serta mengisi angket yang sudah di sediakan oleh Kemenpora RI.” kata Sukarja, Sabtu (28/08/2021).

Ditempat yang sama, Kepala Desa Pangkoh Sari mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan SDI ini, dan mengucapkan terimakasih kepada Kemenpora RI dan Dispora Pulang Pisau, karena dari sekian ratus Desa yang ada di Pulang Pisau, hanya Desa Pangkoh Sari yang terpilih untuk melaksanakan kegiatan SDI ini.

Pengambilan sampling SDI untuk wilayah Kabupaten Pulang Pisau memang dipilih oleh Kemenpora RI melalui Surat Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Nomor: BO.00.04/8.9.1/D.III/VIII/2021. Tanggal 9 Agustus 2021. Perihal Rapat Persiapan Pengambilan Data Sport Development Index. Dimana isinya menuliskan Desa Pangkoh Sari Kecamatan Pandih Batu sebagai tempat dilaksanakannya pengambilan sampling SDI.

Pengambilan data SDI di Desa Pangkoh Sari diambil data sebanyak 30 orang. Sampel yang diambil terdiri dari siswa, pemuda, masyarakat, dan lainnya.

Untuk Kalimantan Tengah sample ini diambil dari 7 Kabupaten/Kota yaitu Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Pulang Pisau, dan Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan tes pengukuran SDI dilakukan di 34 kabupaten/kota yang mewakili 34 provinsi seluruh Indonesia. Hasil data tes yang telah diolah, selanjutnya akan menjadi bahan evaluasi seandainya ditemukan kekurangan.